SHOBAHUL AMRI

SHOBAHUL AMRI

PENANGGUNG JAWAB IT

MI YKUI PUTRI SAMBOGUNUNG
Tentang Saya

Pendidikan Terakhir S1 - Teknik Informatika
Hobi / Minat Sepakbola
Status Kepegawaian GTY
Jenis Kelamin Laki-laki
Media Sosial & Kontak
Bio Singkat

"Pendidik swasta di madrasah yang percaya bahwa belajar dan berkarya tidak memiliki batasan. Selain mengajar, saya aktif menjalankan bisnis dan mengembangkan kemampuan di bidang pemrograman perangkat lunak. Untuk menjaga fisik dan menjernihkan pikiran, saya mengisi waktu luang dengan berolahraga sepak bola serta menjelajahi alam lepas."

Ruang Karya & Modul Ajar

2 Total Berkas
Karya Guru
1
Modul Ajar Matematika Materi Himpunan

Peserta didik dapat mengidentifikasi informasi dan menyatakan himpunan dengan menggunakan platform media pembelajaran berbasis 3D dan Augmented Reality

16 Sep 2026 Buka Berkas
Modul Ajar
0
Belum ada berkas terpublikasi untuk jenis Modul Ajar.
RPP / Perangkat Ajar
0
Belum ada berkas terpublikasi untuk jenis RPP / Perangkat Ajar.
Media Pembelajaran
0
Belum ada berkas terpublikasi untuk jenis Media Pembelajaran.
Materi / Artikel
0
Belum ada berkas terpublikasi untuk jenis Materi / Artikel.
Lainnya
1
MENCOBA MENBUAT KARYA

Keterangan percobaan

28 Aug 2026 Buka Berkas

Artikel & Tulisan Edukasi

2 Artikel

Thumbnail
Jangan Total Melarang Gadget pada Anak: Kendalikan Secara Bijak dengan Aplikasi Parental Control

Di era digital seperti saat ini, menjauhkan anak sepenuhnya dari perangkat gadget seperti smartphone atau tablet bisa dikatakan hampir tidak mungkin. Gadget telah menjadi bagian dari media belajar, hiburan, hingga sarana komunikasi. Oleh karena itu, langkah terbaik bukanlah melarang total penggunaan gadget, melainkan mengontrol dan membatasi penggunaannya secara bijak. Banyak orang tua merasa khawatir akan dampak negatif paparan layar (screen time) yang berlebihan, konten yang belum cocok untuk usia anak, hingga risiko kecanduan game online. Namun, dengan pendekatan yang tepat dan bantuan teknologi pendukung, gadget justru bisa menjadi sarana edukasi yang sangat bermanfaat. Mengapa Tidak Perlu Melarang Total? Kebutuhan Pembelajaran Digital: Banyak materi pelajaran, video edukasi, dan aplikasi Islami yang membantu tumbuh kembang anak secara interaktif.Mengembangkan Literasi Digital: Anak perlu mengenal teknologi sejak dini agar siap menghadapi tantangan zaman tanpa tertinggal informasi.Melatih Tanggung Jawab: Memberikan kepercayaan penggunaan gadget dengan batasan jelas akan melatih kedisiplinan diri anak.Solusi Terbaik: Gunakan Aplikasi Kontrol Orang Tua (Parental Control) Daripada selalu mengawasi di belakang punggung anak yang bisa memicu rasa tidak nyaman, orang tua dapat menginstal aplikasi kontrol orang tua (seperti Google Family Link atau aplikasi sejenis). Berikut beberapa manfaat utama menggunakan aplikasi kontrol orang tua: Membatasi Waktu Layar (Screen Time): Orang tua dapat menentukan berapa jam maksimal anak boleh bermain HP dalam sehari. HP akan terkunci otomatis saat batas waktu habis atau saat jam tidur malam.Memblokir Aplikasi & Konten Berbahaya: Mencegah anak mengunduh game atau mengakses aplikasi yang belum sesuai dengan kriteria umur mereka.Memantau Aktivitas Harian: Melihat aplikasi apa saja yang sering dibuka oleh anak serta durasi penggunaannya secara transparan.Mengunci HP saat Jam Belajar/Ibadah: Fitur jeda (downtime) memungkinkan perangkat dikunci sementara agar anak fokus belajar, beribadah, atau berinteraksi dengan keluarga. Kombinasi Pengawasan Teknologi dan Komunikasi HangatAplikasi kontrol orang tua adalah alat bantu teknis, namun komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak tetap merupakan kunci utama. Luangkan waktu untuk berdiskusi dengan anak mengenai batasan bermain gadget, serta dampingi mereka saat menjelajahi dunia digital.Mari kita dampingi generasi penerus Madrasah YKUI Sambogunung agar cerdas memanfaatkan teknologi, aman dari dampak negatif, serta tetap memiliki akhlak yang terpuji.

16 Sep 2026 • 44x dibaca Baca
Thumbnail
PONDASI AKHLAK ANAK USIA KELAS 1 s/d 3 di MI YKUI SAMBOGUNUNG

Masa-masa awal sekolah dasar—khususnya rentang usia kelas 1 hingga kelas 3 MI (sekitar usia 7 hingga 9 tahun)—merupakan fase golden age (keemasan) sekaligus masa peralihan yang sangat krusial dalam perkembangan psikologis dan karakter anak. Pada fase ini, anak mulai keluar dari lingkungan keluarga inti dan mulai memperluas dunia sosialnya ke lingkungan madrasah, guru, serta teman sebaya.Di Madrasah YKUI Sambogunung, pembentukan karakter tidak dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai titik sentral (core foundation) dari seluruh proses pendidikan. Pertanyaannya, mengapa pondasi akhlak harus ditanamkan secara kokoh sejak kelas 1 hingga 3?1. Fase Penanaman Kebiasaan (Habituating Phase)Anak usia kelas 1 sampai 3 madrasah berada pada tahap peniruan yang sangat tinggi. Mereka belum sepenuhnya memahami konsep filosofis tentang benar dan salah secara abstrak, melainkan belajar melalui apa yang mereka lihat, dengar, dan biasakan setiap hari di sekolah.Pembiasaan mengucapkan salam sebelum masuk kelas.Membiasakan mencium tangan guru dengan takzim.Disiplin menjaga kebersihan diri dan lingkungan madrasah.Jika nilai-nilai ini dilatih secara konsisten setiap hari selama tiga tahun pertama di MI, maka nilai tersebut akan terpatri menjadi refleks karakter hingga mereka dewasa nanti.2. Integrasi Ilmu Pengetahuan dan AdabSebuah adagium bijak dari para ulama salaf sering mengingatkan kita: "Adab kepada guru atau ilmu itu lebih utama daripada ilmu itu sendiri." Di MI YKUI Sambogunung, kurikulum akademik berjalan berdampingan dengan penanaman adab islami. Anak-anak diajarkan bahwa kepandaian akademik (seperti membaca, menulis, dan berhitung) harus dibingkai dengan kejujuran, rasa hormat kepada orang tua, serta kepedulian terhadap sesama teman.3. Peran Sinergis Antara Madrasah dan RumahPondasi akhlak tidak akan berdiri kokoh jika hanya dibangun di atas satu pilar saja. Madrasah dan rumah harus saling menguatkan. Guru di madrasah memberikan keteladanan, sementara orang tua di rumah melanjutkan pembiasaan tersebut. Komunikasi yang aktif antara wali murid dan guru melalui sistem pemantauan yang baik menjadi kunci utama keberhasilan pembentukan karakter ini.PenutupMendidik anak di usia kelas 1 s/d 3 ibarat mengukir di atas batu—butuh kesabaran, kelembutan, namun hasilnya akan bertahan selamanya. Melalui lingkungan belajar yang kondusif, religius, dan penuh kekeluargaan di MI YKUI Sambogunung, kami berkomitmen untuk terus mengawal tumbuh kembang anak-anak bapak/ibu sekalian menjadi generasi yang cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah mendidik generasi penerus bangsa yang qur'ani.

28 Aug 2026 • 65x dibaca Baca
× Foto Profil Full